Menu Tutup
0
(0)

Inventarisasi  Hutan

 

Dasar pelaksanaan:

  1. Peraturan Pemerintah Nomor 44 tahun 2004 tentang Perencanaan Hutan;
  2. Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.67/Menhut-II/2006 tentang Standa dan Kriteria Inventarisasi Hutan;
  3. Petunjuk Pelaksanaan Enumerasi Temporary Sample Plot/Permanent Sample Plot (TSP/PSP) yang diterbitkan oleh Direktorat Inventarisasidan Pemantauan Sumber Daya Hutan Kementerian Kehutanan tahun 2011.

Kegiatan Inventarisasi Hutan Nasional Indonesia (IHN) dilaksanakan mulai tahun 1989 dengan tujuan untuk mengumpulkan data dan informasi parameter-parameter biofisik tegakan hutan dan pertumbuhannya, terutama standing stock. Salah satu komponen dari IHN adalah pengumpulan data lapangan melalui pembuatan Temporary Sample Plots/Permanent Sample Plots(TSP/PSP)  pada setiap grid 20 km x 20 km di seluruh kawasan hutan Indonesia (kecuali P. Jawa)  dengan ketinggian sampai dengan 1.000 dpl. Pada beberapa wilayah, ukuran grid dibuat lebih rapat menjadi 10 km x 10 km dan 5 km x 5 km.

Di dalam plot IHN terdapat plot contoh sementara (Temporary Sample Plots– TSP) dan plot contoh permanen (Permanent Sample Plots – PSP).  TSP diukur hanya 1 (satu) kali untuk mengetahui kondisi potensi tegakan pada saat itu (current standing stock).  Sedangkan PSP diukur ulang dalam selang waktu 4 sampai 5 tahun untuk memperoleh gambaran kondisi hutan yang terus berubah secara dinamis.

Pelaksanaan Inventarisasi  Hutan Enumerasi Klaster TSP/PSP di Provinsi Goronto sejak tahun 1990 sampai dengan tahun 2019 adalah 57 klaster. Data rekapitulasinya dapat dilihat di sini. Sedangkan untuk peta sebaran klaster TSP/PSP dapat dilihat di sini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!